971 Views |  Like

Indahnya…

Where it happened: My bedroom
Langauge: Indonesia
Sex: MALE
Rating: 1
Category: Straight

Saya mempunyai seorang teman akrab, namanya sebut saja Mimi. Kami berdua berteman sejak kami kecil, dan kami selalu berangkat sekolah bersama dan pulang bersama karena rumah kami bersebelahan. Orangtuaku dan orangtua Mimi juga merupakan teman akrab. Ia sering datang ke rumahku untuk belajar dan aku juga sering ke rumahnya. Suatu kali, orangtua kami pergi bersama untuk bulan madu berdua. Setelah orangtua kami pergi, aku meminta ia datang ke rumahku untuk mengajariku berdansa, karena ia pintar sekali berdansa. Lalu ia setuju. Sesuai dengan janji, ia datang kerumahku pada jam 10.00. Aku sangat kaget ketika melihatnya, karena ia memakai baju yang seksi sekali. Ia memakai sebuah tank-top tanpa tali berwarna putih dan ia tidak memakai bra! Puting susunya nampak sekali menonjol dari balik bajunya itu. Ia juga memakai sebuah rok mini, pendek sekali, hingga aku hampir dapat melihat garis celana dalamnya. Dari dulu aku memang sudah tau kalau dia suka memakai baju yang seksi, tapi belum pernah dia memakai baju yang sedemikian seksi. Begitu melihatnya, penisku langsung menjadi tegang. Dan aku merasa sakit karenanya. Lalu ia langsung masuk ke kamarku. Tiba-tiba ia berkata: ” Ah, aku aambil minum dulu yach. Haus nih..”, katanya. Lalu ia turun ke dapur dan aku menggunakan saat itu untuk merilekskan diriku agar penisku tidak tegang lagi. Lalu ketika ia kembali, ia menyetel sebuah lagu dari cd player ku dan ia menarik tanganku dan langsung mengajariku berdansa. Ia merapatkan diri dalam pelukanku dan aku dapat merasakan dadanya menempel di dadaku. penisku dengan segera menjadi tegang lagi. Aku yakin ia dapat merasakannya karena tiba-tiba ia menghentikan gerakannya dan mengajakku minum dulu. Mungkin tujuannya adalah untuk membuatku rileks. Aku pun menyetujuinya. Tapi, ketika aku hendak mengambil minum, karena aku terlalu gugup, aku menumpahkannya ke Mimi yang sedang duduk di atas ranjangku. Langsung saja bajunya menjadi transparan sehingga aku tidak tahan lagi dan meraihnya ke dalam pelukanku. Aku mencium bibirnya dengan mesra. Ia pun membalasku dengan sama mesranya. Kami pun berciuman dengan penuh gairah. Lalu tanganku mulai melepaskan roknya dan melepaskan celana dalamnya. Bagian vaginanya terasa hangat. Aku memasukkan jariku ke dalam vaginanya dan mulai mengorek-ngoreknya. Ia mengerang kenikmatan ketika aku melakukannya. Lalu aku menemukan bagian klitorisnya dan aku mulai menggesek-gesekan tanganku di sana. Ia mengerang-ngerang kenikmatan. Lalu tanganku naik kebajunya, aku melepaskan bajunya dengan sekali sentak dan payudaranya langsung menyembul. Ternyata payudaranya cukup besar. Laalu tanganku memain-mainkan putingnya yang sudah sekeras pensil. mulutku beralih dari bibirnya dan aku mulai mengisap putingnya. Tangannya mulai melepaskan celana dan celana dalamku. Ia memainkan kedua bola ku dan lalu ia memintaku mengisap vaginanya. Kami lalu berposisi terbalik dan aku mengisap vaginanya dan ia mengisap penisku. Setelah kami berdua merasa tidak dapat menahan lagi, kami pun melakukannya. Ah.. rasanya sangat nikmat. Setelah itu kami masih melakukannya beberapa kali.

Processing your request, Please wait....
  • 0 - very bad experience 10 - very great experience