958 Views |  Like

Koko

Age when it happend: 16
Where it happened: home
Langauge: Malaysian
Sex: Male
Rating: 2
Category: Straight

Kini di rumahku ada seorang anggota baru, karena ia umurnya sedikit
lebih tua dariku maka aku panggil dia Mbak Mer. Dia Kost di rumahku dan
Dia itu seorang karyawati dari sebuah Bank Swasta, sebagai seorang wanita
tentu saja dia itu sangatlah cantik dan bodinya wuuiiih seksi dan demplon.
Aku yakin ukuran BH-nya pasti 36B atau sedikit lebih gede.
Tepat waktu itu sekitar pukul setengah 7 malam, Mbak Mer pulang dari
tempat kerjanya, seketika aku langsung pergi ke lokasi pengintipan dengan
sembunyi-sembunyi takut ketahuan oleh orang lain.
Setelah lama menunggu akhirnya Mbak Mer masuk ke kamar mandi dengan
hanya memakai kemeja dan roknya saja. aku menahan nafas ketika Mbak Mer mulai
melepaskan bajunya satu persatu. maka aku melihat dengan jelas bagaimana kemu-
lusan tubuh Mbak Mer.
Mulai dari rambut hingga ujung kaki aku amati dengan seksama, Sewaktu
Mbak mer mulai membasahi tubuhnya, dia sedikit menggigil karena dingin yang
membuat dadanya bergoyang-goyang asyik. aku hanya bisa menahan nafas dan mem-
bayangkan saja Mbak Mer ada di dalam pelukanku.
Apalagi ketika Ia mulai menyabuni seluruh tubuhnya, terutama bagia dada-
nya yang entah sengaja atau tidak ia usapi dengan cara mengurutnya. Sungguh se
laku pria normal aku tidak kuat melihat semua itu Senjataku yang sejak dari
Mbak mer membuka Bajunya sudah terkokang apalagi aku hanya memakai celana pen-
dek saja.
Entah karena apa tiba-tiba hidungku gatal, dan aku refleks bersin. tentu
saja Mbak Mer kaget bukan kepalang, aku langsung sembunyi saja. Tetapi rupanya
Mbak Mer tahu aku sedang mengintipnya, tapi dia itu kelihatan cuek saja. Bahkan
gerakannya semakin dibuat erotis.
Setelah beres, ia menyapu seluruh tubuhnya dengan Handuk bertuliskan
“Hello Kitty”. Seketika tanpa sepengetahuanku ia melihat ke atas dan mata kami
saling bertatapan. Kontan aku kaget setengah mati. segera aku buru-buru keluar
dan bersikap seperti tidak ada apa-apa.
Untungnya dirumahku sedang kosong, yang ada hanya kami berdua. maka aku
sedikit lega karena tindakanku tidak ada yang tahu. Ketika Mbak mer melewatiku
dia tersenyum padaku mungkin karena melihat aku yang gugup sekali.
“Hayooo kamu ngintip Mbak ya ?”, kata Mbak mer.
“Ah.. enggak kok, dari tadi Saya disini”, bantahku tetapi mataku tetap
melihat pahanya yang putih mulus sedikit mengkilap karena basah yang tidak ter
tutupi oleh handuknya.
“Lalu itu apa yang ada di celanamu”, kata Mbak mer sambil menempelkan
pahanya yang dingin ke senjataku, rupanya saking gugupnya aku tidak tahu kalau
senjataku sampai offset ke luar.
Entah kenapa tiba-tiba tubuhku bereaksi sangat cepat, ada rasa yang sangat
nikmat luar biasa di senjataku yang berefek ke seluruh tubuh, spontan aku lang
sung terduduk dan memegangi senjataku yang seperti sedang mengeluarkan air susu
dengan derasnya.
“Aaaaduuuhhh…. Makasih mbak, rupanya paha mbak juga sangat enaaak..”
Sahutku sambil menatap Mbak MEr yang berdiri bengong melihat sikapku.

Processing your request, Please wait....
  • 0 - very bad experience 10 - very great experience